Ringkasan Sejarah

Kota Makkah

Di dalam Al Qur’an disebut Bakkah atau Umm al Qura. Kota ini adalah lembah kering yang dikelilingi gunung-gunung batu yang tandus. Sebelah timur berdiri Gunung Abu Qubais, di selatan Gunung Abi Hadidah dan Gunung Khundamah, di utara Gunung Al-Fajl, Gunung Qaiqaan, Gunung Hindi, Gunung Lu’lu’ dan Gunung Kada yang merupakan gunung tertinggi. Letak Makkah kira-kira 330 meter di atas permukaan laut. Menurut sejarah, Makkah sejak dulu menjadi kota persinggahan para kafilah yang mengadakan perjalanan dari Yaman di selatan dan Syam/Palestina di utara. Karena posisinya itu Makkah menjadi kota yang penting, namun tidak pernah dijadikan ibukota. Ketika zaman Nabi pun, pusat pemerintahan berada di kota Madinah. Selain di Madinah, ayat-ayat Al Qur’an diturunkan Allah di Makkah.

Masjidil Haram

Artinya masjid yang dihormati atau dimuliakan. Masjid ini terletak di tengah kota Makkah dan merupakan masjid tertua di dunia. Di masjid ini ada kubah-kubah kecil sebanyak 152 buah dengan tiang masjid 589 buah. Tinggi tiang 20 kaki, diameter 1,5 kaki. Tiang-tiang tersebut ada yang terbuat dari marmer putih, batu granit biasa/berwarna yang diambil dari pegunungan sekitar Makkah. Setiap tiga tiang diselingi satu tiang besar dengan ketebalan 4 kaki. Di sekeliling masjid ada 7 menara yang masing-masing memiliki nama, yaitu Bab Al Umrah, Bab Al Hazurah, Bab Al Salam, Bal Al Ziadah, Bab Al Ali, Sulaimaniah, dan Kait Bai. Pada zaman Nabi dan Khalifah Abu Bakar, masjid ini belum sebesar sekarang. Pada masa Khalifah Umar dan Utsman, masjid diperluas dan diberi dinding. Di masa dinasti Abbasiyah pengembangan masjid dilakukan secara besar-besaran. Masjidil Haram pernah terbakar dan disambar petir. Kini masjid mulia yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia diurus dan menjadi tanggung jawab raja Arab Saudia : Raja Fahd.

Mata Air Zamzam

Sumur zamzam terletak di sebelah tenggara Ka’bah, bertentangan dengan Hajar Aswad. Di dalam hadist Nabi, sumur ini disebut juga sumur Ismail, karena ditemukan kembali pada masa kecil Ismail. Diceritakan bahwa Nabi Ibrahim membawa istrinya Siti Hajar dan bayi mereka Ismail ke sebuah lokasi tandus di dekat Ka’bah. Dengan meninggalkan sedikit makanan dan air, Nabi Ibrahim a.s. meninggalkan istri dan anaknya. Mulanya Siti Hajar protes, tetapi setelah tahu apa yang dilakukan suaminya itu semata-mata atas perintah Allah, maka dia bersedia ditinggal dengan bekal yang tidak memadai. Dia yakin, karena itu perintah Allah, maka Allah akan melindungi mereka. Tapi suatu saat minuman dan makanannya habis, sehingga air susunya pun kering. Dan Ismail yang kehausan pun menangis. Hajar bingung mencari air, berlari kian kemari sampai akhirnya dia melihat malaikat Jibril berada di dekat putranya. Jibril menggali tanah sampai memancar air: air zamzam.Aa

Pintu Ka'bah

10 Komentar »

  1. Fitrah Tindar Atthaariq said

    syukron..

  2. bambang said

    allahu akbar wallillahilhamd…!!!!!!!

    • sakinahnurhidayah said

      iya boleh kok , saya halalkan

  3. tarekatqodiriyah said

    Assalamualaikum wr.wb ikhwan saya copy tulisannya thanks semoga berkah

    • sakinahnurhidayah said

      iya boleh kok , saya halalkan, semoga berkah

  4. Malikudin said

    Syukron, sangat bermanfaat bagi saya dimana satu minggu lg Insya Alloh akan menunaikan ibadah umrah,dan minta izin copy. Semoga Alloh membalas dengan segala kebaikan untuk anda. Amin.

  5. mulyadi said

    mau nanya nih di mana makam saydina ali..?apa benar dia di makan di irak ?kalo benar kenapa tidak di makam kan di sebelah rosul seperti umar dan abu bakar..salam

    • sakinahnurhidayah said

      Kufah (الكوفة) merupakan sebuah kota di Iraq. Ia terletak 10 km di timur laut Najaf dan 170 km di selatan Bagdad. Diperkirakan kota ini mempunyai 110.000 penduduk pada 2003.

      Bersama-sama dengan Karbala dan Najaf, Kufah merupakan salah satu dari tiga kota terpenting di Iraq untuk golongan Syiah.Di era Khalifah Saidina Ali, pusat administrasi dipindahkan dari Madinah Al-Munawarah ke Kufah. Di sinilah Saidina Ali meninggal akibat tikaman pedang Ibnu Muljam.Makam Saidina Ali bin Abi Talib pula berada di Najaf. Menurut keterangan warga Iraq seorang pilot MAS, Makam tersebut amat diyakini oleh penduduk Syiah. Kawasan pekuburan amat luas dan diyakini merupakan perkuburan yang terluas di dunia.
      Allah-green.svg Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  6. Arman said

    Assalammualaikum..Wr..Wb..
    Saya jg ngocopy ya..
    thanks B4…
    🙂

    • sakinahnurhidayah said

      ok tidak apa, silakan

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: