Archive for Maret, 2009

Akomodasi di Mekkah dan Madinah

HILTON HOTEL – MAKKAH
The hotel is situated directly in front of Al-Harm Mosque, the hotel is part of the most prestigious commercial and residential complex of the city, 80km from Jeddah International Airport. 652 rooms and suites with kitchen facilities, all with individually controlled air conditioning, electronic door lock, hairdryer, TV sets, international direct dial telephones. Facilitied at the hotel include 24 hr room service, the largest shopping centre in town with private access to the hotel by electric escalator. Fully air conditioned prayer hall which can accommodate 20,000 worshippers. Restaurants and tea lounges providing oriental and international cuisine as well as local specialities and light snacks. Our Asian restaurant in the main lobby serves Chinese, Malaysian, Indonesian, Indian, Singaporian and Thai meals.


OBEROI HOTEL – MADINAH
The Medina Oberoi is located adjacent to Masjid Al Nabawi Al Shariff – the closest hotel to this holy site.


HILTON HOTEL – JEDDAH
The strikingly modern Jeddah Hilton hotel, Saudi Arabia’s largest, overlooks the Red Sea and is just 15 minutes from the airport. Do business in one of 11 meeting rooms or the Executive Lounge or relax in the health club with 2 pools, tennis and a gym. Enjoy fine Persian cuisine at the Al Khayam Restaurant, fine French dining at the Amwaj Sur Mer Restaurant or American fare at the Manhattan Diner. Sporty types will love the floodlit tennis courts, 2 pools and bowling alley onsite at the Jeddah Hilton hotel. Enjoy free access to a private white-sand beach club, with swimming and diving. Jeddah attractions, like the floating mosque and King’s fountain, are nearby. Just 15 minutes from the airport, the Jeddah Hilton hotel has 11 meeting rooms for 10-50, wireless internet access in all public areas, a business center and an Executive Lounge. All Jeddah Hilton hotel rooms have high-speed internet access. Deluxe Rooms Plus have sea views and Executive Rooms offer Executive Lounge access.


WESTIN HOTEL – JEDDAH
The cosmopolitan city of Jeddah embraces 2,500 years of tradition as Saudi Arabia’s most important business center. Where once camel caravans and street vendors roamed the ancient city, now stands The Westin Jeddah, the city’s most fashionable address, ideally located on the North Corniche between downtown and the airport. Guest rooms are luxurious and feature the sumptuous Heavenly Bed. Tower suites boast views of the Red Sea. Business services include translations and meeting rooms with Internet access. The circular Duniaty Grand Ballroom evokes the Renaissance, with 26-foot ceilings and hand-painted moldings. Don’t miss extraordinary dining with a view from Le Japonais.


RED SEA PALACE HOTEL – JEDDAH
Nestled in the heart of downtown, overlooking the picturesque lagoon and Red Sea, and unsurpassed for both business and leisure, Red Sea Palace Hotel is located adjacent to the city’s commercial and financial axis where the traditional malls are found. Complemented with these unique features, the hotel orchestrates attentive service and superb cuisine which culminates together into an ambiance of gracious Swiss hospitality that is the hallmark of the Red Sea Palace Hotel.


SHERATON HOTEL – JERUSSALEM
The Sheraton Jerusalem Plaza Hotel is continuously chosen by guests for its central location within walking distance of both the Old City and modern Jerusalem. You’ll enjoy panoramic views of the richly historic Old or New Cities of Jerusalem. Come experience an inviting taste of something new. Stay connected to those who matter most to you at home with High Speed Internet Access. If you do have to work while you are in Jerusalem please take advantage of our business center/services. Everybody loves great food and you’ll certainly be able to indulge in it in our wide variety of cuisines in our three restaurants. The cuisines range from Middle Eastern to Italian. You’ll find the service inviting, and all of the restaurants a great place to connect with friends, family or colleagues. Entice your palate when you eat here! After a long day of family fun or business it’s important to relax in total comfort. Once you slip in between crisp sheets and the cozy duvet of your Sheraton Sweet Sleeper (SM) Bed you’ll feel totally secure and snug. The next morning, you’ll wake up feeling refreshed and ready to take on the day before you. Experience something new while constantly feeling like you belong at the Sheraton Jerusalem Plaza Hotel.


GRAND HYATT HOTEL – AMMAN
The Grand Hyatt Amman Hotel is the preferred hotel address for the discerning business traveller visiting Amman. Our Amman Hotel is conveniently located in the heart of Amman’s business and diplomatic district, with an link to the Trade, Exhibition and Conference Centre. Our Jordan Hotel is just 30 minutes from Amman’s airport, Queen Alia International Airport.


HILTON HOTEL – ISTANBUL
Since more than 50 years Hilton Istanbul Hotel is situated on the truly premium location in town, on an elevated position, surrounded by 15 acres of beautiful, private parks and gardens overlooking the meandering Bosphorus. This is an inspiring location all year around, in the heart of the city, within easy walking distance of Taksim Square and the main business, shopping and entertainment districts and just 24 km from Ataturk International Airport. All 498 rooms enjoy private balconies with breathtaking views of the Bosphorus or the gardens and the city. A wide range of dining options is available to you – from traditional Turkish favourites to exciting dishes from around the world. Hilton Istanbul Hotel – A heritage of first-class service.


GRAND HYATT HOTEL – CAIRO
Grand Hyatt Cairo, Egypt is a luxury landmark hotel situated on Roda Island, a peaceful haven directly poised on the River Nile. The hotel enjoys a perfect, location in the centre of the business and commercial district of Cairo, very close to Cairo’s many cultural and tourist attractions. The Grand Hyatt Cairo Hotel is just 20 kilometres from Cairo Airport.

Tinggalkan sebuah Komentar

Renungan & Do’a

UNTAIAN DOA

 

Segala puji bagi Allah yang setiap kali kami menyeruNya, maka Dia cepat membalas seruan kami. Segala sanjungan kami persembahkan, karena Engkaulah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kaya, Maha Perkasa, Maha Bijaksana, Maha Adil, Maha segalanya…  Duhai Tuhan kami… kali ini kami datang mengetuk pintu rahmatMu agar Engkau curahkan segala bentuk rahmat kepada kami.  Ya.. Allah… Engkau asuh kami diwaktu kecil dengan segenap nikmat dan kebaikanMu.  Dan Engkau tidak pernah melupakan kami setelah besar.

 

Wahai yang telah mengasuh kami di dunia ini dibawah naungan kebaikan karunia dan seluruh nikmatNya.  Kami memohon padaMu dengan curahan air mata penyesalan.  Kami menyeru padaMu dengan hati yang telah ternoda oleh kedurhakaan.  Berapa banyak mereka yang telah kami zalimi; secara zahir maupun bathin. Tersembunyi ataupun terang-terangan. Terorganisir maupun secara individu.  Betapa angkuhnya kami dengan ilmu yang kami miliki. Dan kami tidak sadar bahwa itu merupakan anugerahMu. Betapa riya’nya kami dengan kekayaan yang kami miliki. Dan kami tak menyadari bahwa itu adalah titipan dariMu. Betapa sombongnya kami dengan jabatan duniawi. Dan kami tidak sadar bahwa itu merupakan amanah dariMu yang dipercayakan kepada kami. Ilahi… sungguh semua itu bisa hilang dalam sekejap. Ampunilah kami Yaa…. Allah, jika hati kami masih dipenuhi rasa; angkuh, sombong, riya’, takabbur, hasud, merasa paling benar, paling suci, paling mulia dan segala macam bentuk kedzaliman.

 

Yaa… Rahman, kami berdoa kepadaMu dengan penuh rasa; takut, cinta, berharap, takut dan juga rindu. Penuhilah kerinduan kami kepadaMu dengan memudahkan perjalanan haji kami. Jadikanlah perjalanan suci ini adalah semata-mata ayunan langkah kaki menujuMu. Engkaulah sahabat kami dalam perjalanan ini, Yaa.. Allah… Untuk itu pula, dengan penuh keikhlasan kami titip seluruh anggota keluarga yang kami tinggalkan padaMu.  Ikhlaskanlah hati mereka untuk melepas kepergian kami.  Jadikanlah linangan air mata mereka saat melapas keberangkatan kami, adalah air mata kebahagiaan.  Sertakan selalu doa kami bersama mereka, dan doa mereka selalu bersama kami.  Berilah mereka ketabahan, kelapangan, kesabaran, ketenangan saat ketiadaan kami. Pertemukan kembali kami bersama mereka di bumi pertiwi ini Duhai pemilik Kekuasaan.

 

Yaa.. Rahiim… jadikanlah haji kami adalah haji yang mabrur, dosa kami adalah dosa yang terampuni, usaha kami adalah yang selalu diiringi rasa syukur.

Yaa… Ghaffaar… betapa besar harapan kami. Namun perbuatan kami amat buruk. Maka berikanlah kami luasnya ampunanMu, yang sepadan dengan harapan kami. Janganlah kau siksa kami sesuai dengan perbuatan kami yang terburuk. Berilah kesabaran dan ketabahan bagi saudara-saudara kami ditimpa musibah.  Kasihanilah mereka sekarang ini.

 

Yaa… Rahman, saat mereka tidak mempunyai sandaran lagi kecuali hanya kepada Engkau semata.  Balutlah luka hati anak negeri ini dengan ampunanMu, kasihMu, serta rahmatMu. Pandanglah mereka dengan pandangan kasih sayangMu. Hanya Engkaulah sang pemilik cita rasa cinta yang Maha tinggi.

Duhai pengasuh semesta alam, bebaskan hati kami dari riya’, keraguan, pamrih dalam agamaMu, sehingga kelak agama kami murni hanya untukMu. Maafkanlah kami, jika telah membuatMu cemburu, saat kami lebih mencintai; suami kami, istri kami, anak kami, keluarga kami dari padaMu. Sungguh hanya padaMu lah cinta yang tulus itu harus kami persembahkan.

 

Yaa Allah… kami berlindung padaMu dari kemalasan, kelemahan, kesusahan, kepengecutan, kekikiran, kelalaian, kekarasan hati, kemiskinan, kefakiran, kepapaan, dan segala bencana. Kami berlindung padaMu dari seluruh keburukan yang terlihat maupun yang tersembunyi.  Kami berlindung padaMu dari nafsu yang tak puas. Perut yang tak pernah kenyang. Hati yang tak konsentrasi. Doa yang tak didengar. Dan amal yang tak berguna. Wahai yang Maha Mendengar dan Melihat, tak seorang pun yang dapat melepaskan kami dariMu. Tak akan kami dapat perlindungan selain dariMu. Maka, janganlah Engkau jadikan diri kami berada dalam siksaMu, walau sebentar saja. Jangan Engkau campakkan kami dalam kebinasaan. Jangan Engkau lemparkan kami dalam azab yang pedih. Kabulkanlah doa dari kami, tinggikan dzikir kami. Jadikanlah hati kami selalu terpaut padaMu. Lisan kami selalu basah dengan untaian zikir. Angkatlah derajat kami, turunkanlah beban kami. Jangan Engkau bongkar aib kami, kesalahan kami, kenistaan kami. Jadikanlah keridhoanMu dan surga sebagai pahala majlis kami, pahala tutur kata kami, serta pahala doa kami. Jagalah kami dengan penjagaanMu, kasihanilah kami dengan kasihMu yang tanpa batas, rahmatilah kami dengan rahmatMu yang maha luas.

 

Yaa Arhamarrahimin… pada malam ini kami berbaiat atas namaMu, mengetuk pintu ampunanMu.

Ya Allah… kami adalah si kecil Kau asuh….. Si bodoh yang kau ajari, orang tersesat yang telah kau bimbing. Orang hina yang Kau muliakan. Orang takut yang telah Kau amankan. Si lapar yang telah Kau kenyangkan. Si haus yang telah Kau puaskan. Si miskin yang Kau cukupkan. Si lemah yang telah Kau kuatkan. Si hina yang telah Kau muliakan. Si sakit yang telah Kau sembuhkan. Peminta yang Kau beri. Pendosa yang telah Kau tutupi. Pelaku salah yang Kau ringankan. Yang terusir yang Engkau lindungi.

 

Duhai pengasuh kami… berilah kami semua apa yang kami minta padaMu. Maafkanlah kesalahan kami, saudara-saudara kami, kerabat kami, orang tua kami, muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat. Sungguh hanya kepadaMu kami gantungkan harapan… duhai pemilik Alam Semesta. Betapa merananya kami jika engkau putuskan tali kasihMu. Engkau perintahkan agar jangan menolak peminta-peminta di depan pintu rumah kami. Sungguh,.. saat ini kami datang kepadaMu sebagai peminta.

 

Ya Allah… telah terbentang bagi kami jalan-jalan menujuMu. Telaga-telaga pengharapanMu dicurahkan. Permintaan pertolongan bagi yang mengharapMu diperbolehkan. Pintu-pintu doa padaMu terbuka bagi para perintih. Dan kami pun mengetahui bahwa Engkau akan mengabulkan permintaan orang-orang yang berharap dan akan menolong mereka yang terdesak. Engkau perhatikan mereka yang mengeluh penuh sesal dalam pengawasan dan pertolonganMu.

Duhai yang Maha Mendengar, perantara kami kepadaMu adalah doa kami. Maka terimalah doa kami. Amien…

Tinggalkan sebuah Komentar

Ringkasan Sejarah

Kota Makkah

Di dalam Al Qur’an disebut Bakkah atau Umm al Qura. Kota ini adalah lembah kering yang dikelilingi gunung-gunung batu yang tandus. Sebelah timur berdiri Gunung Abu Qubais, di selatan Gunung Abi Hadidah dan Gunung Khundamah, di utara Gunung Al-Fajl, Gunung Qaiqaan, Gunung Hindi, Gunung Lu’lu’ dan Gunung Kada yang merupakan gunung tertinggi. Letak Makkah kira-kira 330 meter di atas permukaan laut. Menurut sejarah, Makkah sejak dulu menjadi kota persinggahan para kafilah yang mengadakan perjalanan dari Yaman di selatan dan Syam/Palestina di utara. Karena posisinya itu Makkah menjadi kota yang penting, namun tidak pernah dijadikan ibukota. Ketika zaman Nabi pun, pusat pemerintahan berada di kota Madinah. Selain di Madinah, ayat-ayat Al Qur’an diturunkan Allah di Makkah.

Masjidil Haram

Artinya masjid yang dihormati atau dimuliakan. Masjid ini terletak di tengah kota Makkah dan merupakan masjid tertua di dunia. Di masjid ini ada kubah-kubah kecil sebanyak 152 buah dengan tiang masjid 589 buah. Tinggi tiang 20 kaki, diameter 1,5 kaki. Tiang-tiang tersebut ada yang terbuat dari marmer putih, batu granit biasa/berwarna yang diambil dari pegunungan sekitar Makkah. Setiap tiga tiang diselingi satu tiang besar dengan ketebalan 4 kaki. Di sekeliling masjid ada 7 menara yang masing-masing memiliki nama, yaitu Bab Al Umrah, Bab Al Hazurah, Bab Al Salam, Bal Al Ziadah, Bab Al Ali, Sulaimaniah, dan Kait Bai. Pada zaman Nabi dan Khalifah Abu Bakar, masjid ini belum sebesar sekarang. Pada masa Khalifah Umar dan Utsman, masjid diperluas dan diberi dinding. Di masa dinasti Abbasiyah pengembangan masjid dilakukan secara besar-besaran. Masjidil Haram pernah terbakar dan disambar petir. Kini masjid mulia yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia diurus dan menjadi tanggung jawab raja Arab Saudia : Raja Fahd.

Mata Air Zamzam

Sumur zamzam terletak di sebelah tenggara Ka’bah, bertentangan dengan Hajar Aswad. Di dalam hadist Nabi, sumur ini disebut juga sumur Ismail, karena ditemukan kembali pada masa kecil Ismail. Diceritakan bahwa Nabi Ibrahim membawa istrinya Siti Hajar dan bayi mereka Ismail ke sebuah lokasi tandus di dekat Ka’bah. Dengan meninggalkan sedikit makanan dan air, Nabi Ibrahim a.s. meninggalkan istri dan anaknya. Mulanya Siti Hajar protes, tetapi setelah tahu apa yang dilakukan suaminya itu semata-mata atas perintah Allah, maka dia bersedia ditinggal dengan bekal yang tidak memadai. Dia yakin, karena itu perintah Allah, maka Allah akan melindungi mereka. Tapi suatu saat minuman dan makanannya habis, sehingga air susunya pun kering. Dan Ismail yang kehausan pun menangis. Hajar bingung mencari air, berlari kian kemari sampai akhirnya dia melihat malaikat Jibril berada di dekat putranya. Jibril menggali tanah sampai memancar air: air zamzam.Aa

Pintu Ka'bah

Comments (10)

Untaian Doa

Segala puji bagi Allah yang setiap kali kami menyeruNya, maka Dia cepat membalas seruan kami. Segala sanjungan kami persembahkan, karena Engkaulah yang Maha Agung, Maha Besar, Maha Kaya, Maha Perkasa, Maha Bijaksana, Maha Adil, Maha segalanya… Duhai Tuhan kami… kali ini kami datang mengetuk pintu rahmatMu agar Engkau curahkan segala bentuk rahmat kepada kami. Ya.. Allah… Engkau asuh kami diwaktu kecil dengan segenap nikmat dan kebaikanMu. Dan Engkau tidak pernah melupakan kami setelah besar.

Wahai yang telah mengasuh kami di dunia ini dibawah naungan kebaikan karunia dan seluruh nikmatNya. Kami memohon padaMu dengan curahan air mata penyesalan. Kami menyeru padaMu dengan hati yang telah ternoda oleh kedurhakaan. Berapa banyak mereka yang telah kami zalimi; secara zahir maupun bathin. Tersembunyi ataupun terang-terangan. Terorganisir maupun secara individu. Betapa angkuhnya kami dengan ilmu yang kami miliki. Dan kami tidak sadar bahwa itu merupakan anugerahMu. Betapa riya’nya kami dengan kekayaan yang kami miliki. Dan kami tak menyadari bahwa itu adalah titipan dariMu. Betapa sombongnya kami dengan jabatan duniawi. Dan kami tidak sadar bahwa itu merupakan amanah dariMu yang dipercayakan kepada kami. Ilahi… sungguh semua itu bisa hilang dalam sekejap. Ampunilah kami Yaa…. Allah, jika hati kami masih dipenuhi rasa; angkuh, sombong, riya’, takabbur, hasud, merasa paling benar, paling suci, paling mulia dan segala macam bentuk kedzaliman.

Yaa… Rahman, kami berdoa kepadaMu dengan penuh rasa; takut, cinta, berharap, takut dan juga rindu. Penuhilah kerinduan kami kepadaMu dengan memudahkan perjalanan haji kami. Jadikanlah perjalanan suci ini adalah semata-mata ayunan langkah kaki menujuMu. Engkaulah sahabat kami dalam perjalanan ini, Yaa.. Allah… Untuk itu pula, dengan penuh keikhlasan kami titip seluruh anggota keluarga yang kami tinggalkan padaMu. Ikhlaskanlah hati mereka untuk melepas kepergian kami. Jadikanlah linangan air mata mereka saat melapas keberangkatan kami, adalah air mata kebahagiaan. Sertakan selalu doa kami bersama mereka, dan doa mereka selalu bersama kami. Berilah mereka ketabahan, kelapangan, kesabaran, ketenangan saat ketiadaan kami. Pertemukan kembali kami bersama mereka di bumi pertiwi ini Duhai pemilik Kekuasaan.

Yaa.. Rahiim… jadikanlah haji kami adalah haji yang mabrur, dosa kami adalah dosa yang terampuni, usaha kami adalah yang selalu diiringi rasa syukur.

Yaa… Ghaffaar… betapa besar harapan kami. Namun perbuatan kami amat buruk. Maka berikanlah kami luasnya ampunanMu, yang sepadan dengan harapan kami. Janganlah kau siksa kami sesuai dengan perbuatan kami yang terburuk. Berilah kesabaran dan ketabahan bagi saudara-saudara kami ditimpa musibah. Kasihanilah mereka sekarang ini.

Yaa… Rahman, saat mereka tidak mempunyai sandaran lagi kecuali hanya kepada Engkau semata. Balutlah luka hati anak negeri ini dengan ampunanMu, kasihMu, serta rahmatMu. Pandanglah mereka dengan pandangan kasih sayangMu. Hanya Engkaulah sang pemilik cita rasa cinta yang Maha tinggi.

Duhai pengasuh semesta alam, bebaskan hati kami dari riya’, keraguan, pamrih dalam agamaMu, sehingga kelak agama kami murni hanya untukMu. Maafkanlah kami, jika telah membuatMu cemburu, saat kami lebih mencintai; suami kami, istri kami, anak kami, keluarga kami dari padaMu. Sungguh hanya padaMu lah cinta yang tulus itu harus kami persembahkan.

Yaa Allah… kami berlindung padaMu dari kemalasan, kelemahan, kesusahan, kepengecutan, kekikiran, kelalaian, kekarasan hati, kemiskinan, kefakiran, kepapaan, dan segala bencana. Kami berlindung padaMu dari seluruh keburukan yang terlihat maupun yang tersembunyi. Kami berlindung padaMu dari nafsu yang tak puas. Perut yang tak pernah kenyang. Hati yang tak konsentrasi. Doa yang tak didengar. Dan amal yang tak berguna. Wahai yang Maha Mendengar dan Melihat, tak seorang pun yang dapat melepaskan kami dariMu. Tak akan kami dapat perlindungan selain dariMu. Maka, janganlah Engkau jadikan diri kami berada dalam siksaMu, walau sebentar saja. Jangan Engkau campakkan kami dalam kebinasaan. Jangan Engkau lemparkan kami dalam azab yang pedih. Kabulkanlah doa dari kami, tinggikan dzikir kami. Jadikanlah hati kami selalu terpaut padaMu. Lisan kami selalu basah dengan untaian zikir. Angkatlah derajat kami, turunkanlah beban kami. Jangan Engkau bongkar aib kami, kesalahan kami, kenistaan kami. Jadikanlah keridhoanMu dan surga sebagai pahala majlis kami, pahala tutur kata kami, serta pahala doa kami. Jagalah kami dengan penjagaanMu, kasihanilah kami dengan kasihMu yang tanpa batas, rahmatilah kami dengan rahmatMu yang maha luas.

Yaa Arhamarrahimin… pada malam ini kami berbaiat atas namaMu, mengetuk pintu ampunanMu.

Ya Allah… kami adalah si kecil Kau asuh….. Si bodoh yang kau ajari, orang tersesat yang telah kau bimbing. Orang hina yang Kau muliakan. Orang takut yang telah Kau amankan. Si lapar yang telah Kau kenyangkan. Si haus yang telah Kau puaskan. Si miskin yang Kau cukupkan. Si lemah yang telah Kau kuatkan. Si hina yang telah Kau muliakan. Si sakit yang telah Kau sembuhkan. Peminta yang Kau beri. Pendosa yang telah Kau tutupi. Pelaku salah yang Kau ringankan. Yang terusir yang Engkau lindungi.

Duhai pengasuh kami… berilah kami semua apa yang kami minta padaMu. Maafkanlah kesalahan kami, saudara-saudara kami, kerabat kami, orang tua kami, muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat. Sungguh hanya kepadaMu kami gantungkan harapan… duhai pemilik Alam Semesta. Betapa merananya kami jika engkau putuskan tali kasihMu. Engkau perintahkan agar jangan menolak peminta-peminta di depan pintu rumah kami. Sungguh,.. saat ini kami datang kepadaMu sebagai peminta.

Ya Allah… telah terbentang bagi kami jalan-jalan menujuMu. Telaga-telaga pengharapanMu dicurahkan. Permintaan pertolongan bagi yang mengharapMu diperbolehkan. Pintu-pintu doa padaMu terbuka bagi para perintih. Dan kami pun mengetahui bahwa Engkau akan mengabulkan permintaan orang-orang yang berharap dan akan menolong mereka yang terdesak. Engkau perhatikan mereka yang mengeluh penuh sesal dalam pengawasan dan pertolonganMu.

Duhai yang Maha Mendengar, perantara kami kepadaMu adalah doa kami. Maka terimalah doa kami. Amien…

Tinggalkan sebuah Komentar

Sekelumit etiket di Arab Saudi

Berhati-hati dan jaga sikap di negeri orang adalah sikap yang tepat. Untuk itu perlu diperhatikan etika di negara yang akan kita datangi. Berikut beberapa informasi, etiket serta trik yang harus diperhatikan saat menginjak tanah Arab.

 

§     Akhir pekan di Saudi Arabia adalah Kamis dan Jumat. Jam kerja pukul 08:00-13:00, kemudian dilanjutkan 16:30-20:00. Kantor pemerintah buka mulai pukul 07:30 hingga 14:30.

§     Selama musim haji beberapa kantor pemerintah dan perusahaan terutama di Jeddah diliburkan mulai 5 hingga 10 hari.

§     Bagi perempuan sangat dianjurkan mengenakan pakaian tertutup seperti layakya perempuan Arab. Pakaian tidak tipis (see through), mencolok dan tidak ketat. Berpakaianlah yang baik dan benar diiringi menjaga sikap untuk menciptakan kesan yang elegan. Murah senyum akan diartikan “lain” oleh orang Arab Saudi.

§     Para pria biasa berbicara dengan suara keras. Bahkan kadang berteriak. Kadang, memanggil atau memaki orang dengan menggunakan sebutan seenaknya. Sikapnya terhadap pendatang kadang-kadang tampak acuh tak acuh. Jika dipegang kepalanya tidak marah, tetapi akan marah bila dipegang pantatnya.

§     Para perempuannya terkesan serius, wajahnya tegang, tidak pernah senyum. Hal inilah yang kadang para pria Arab menganggap lain para perempuan pendatang yang murah senyum.

§     Apabila menghadiri pertemuan bisnis bagi pria dianjurkan mengenakan pakaian resmi dengan dasi. Saat bersantai tidak disarankan mengenakan celana pendek atau bertelanjang dada.

§     Di negara ini hukum Islam sangat ketat dijalankan. Minuman beralkohol merupakan barang haram. Berakrab-akrab dengan lain jenis juga merupakan larangan. Tidak ada bioskop, gedung pertunjukkan, bar atau hiburan malam ala barat.

§     Mutawwa (polisi khusus yang memantau pelanggaran religius) sering berpratoli bersama petugas keamanan. Sangat disarankan untuk mengikuti apa kata mereka.

§     Perempuan dilarang mengendarai kendaraan. Perempuan juga dilarang bepergian sendiri tanpa ditemani laki-laki muhrimnya.

§     Hal yang biasa bagi mereka melangkahi orang yang sedang shalat.

§     Jika belum terbiasa mengemudi di Saudi Arabia lebih baik menyewa seorang supir. Jika harus mengemudi berhati-hatilah ketika meliwati bundaran. Karena, etikanya siapa yang paling besar dan cepat itulah yang akan menang. Polisi selalu memantau kecepatan berkendara dan banyak terlihat di traffic lights.

§     Mintalah ijin terlebih dahulu dari orang yang akan difoto. Banyak orang tua dan perempuan yang gusar bila difoto. Hindarilah mengambil gambar tempat-tempat yang sensitif dan/atau gambar yang melibatkan polisi dan militer setempat.

§     Selalu menggunakan tutup kepala dan alas kaki saat berjalan-jalan keluar terutama saat musim panas. Gunakan krem pelindung matahari di wajah dan kaki. Pastikan anak-anak juga memakai krem.

§     Mencoba menawar setiap membeli sesuatu, meminta discount juga boleh. Menawar taksi juga hal yang biasa dilakukan.

§     Bila berkunjung ke rumah penduduk setempat atau ke tempat rekan bisnis jangan menyilangkan kaki sehingga terlihat sol sepatu ketika duduk di depan tuan rumah. Hal tersebut dapat membuat mereka tersinggung. Jangan pula duduk membelakangi tamu lain. Tradisi orang Arab, kursi diatur sesuai bentuk ruangan, sehingga mereka antinya akan duduk berhadap-hadapan, bukan berjajar seperti layaknya di Indonesia.

§     Ruang tamu keluarga Arab terbagi dua, satu untuk tamu laki-laki dan satu untuk tamu perempuan. Bila kita berkunjung suami istri, maka kita akan terpisah ruang tamu dengan pasangan kita.

§     Jangan ke pantai tanpa alas kaki. Banyak binatang beracun yang hidup di pinggir pantai. Mereka menyerupai batu, tetapi jika tak sengaja menginjaknya, binatang tersebut dapat mengeluarkan racun ke kaki.

§     Jangan memberi atau menerima sesuatu menggunakan tangan kiri. Jika makan menggunakan tangan gunakan selaku tangan kanan. Hal ini berupakan penerapan ajaran Islam.

§     Tegur sapa dengan ucapan salam antar orang yang tidak saling mengenal sudah menjadi hal yang lazim di tanah suci.

§     Membayar makan dan transpor secara patungan sudah menjadi hal yang biasa.

§     Merokok bukan hal yang lazim. Sulit mendapatkan rokok di sana, karena tidak diperbolehkan menjual rokok dalam radius satu kilometer dari masjid.

 

 

ADAB BERDOA

§        Dalam keadaan berwudhu atau tayammum. Bagi wanita yang sedang haid boleh berdoá tanpa wudhu.

§        Usahakan menghadap kiblat dan tertutup aurat.

§        Jangan bersuara keras (berteriak)

§        Merendahkan diri; menundukkan kepala.

§        Berbaik sangka kepada Allah bahwa doanya akan dikabulkan

§        Berbaik sangka kepada Allah walaupun doanya belum/tidak dikabulkan adalah karena semata-mata Allah cinta hambanya dan Allah tahu persis bahwa ada hal yang kurang bermanfaat atau belum waktunya

§        Jangan mendikte Allah atau memaksa Allah, berdoa sesering mungin (jangan bosan) bertanya bila yang diminta baik menurut Allah, keluarga, dunia dan akhirat mohon dikabulkan dan dimudahkan, bila yang tidak baik mohon diberi gantinya yang lebih  baik.

§        Jangan meminta perkara yang mustahil.

§        Jangan meminta barang yang haram.

§        Jangan memohon kepada Allah untuk merenggangkan hubungan seseorang.

§        Doá dimulai dengan pujian kepada Allah; tahmid. Ditambah dengan shalawat kepada nabi Muhammad saw

§        Bekali lebih dahulu dengan ibadah; baca al Fatihah, istigfar, sedekah, puasa.

 

ADAB BERZIARAH

§        Mandi Sunah

§        Menghindari obrolan yang tidak ada artinya

§        Suci dari hadas besar dan kecil

§        Berpakaian rapi, bersih, dan suci

§        Banyak membaca tasbih, tahmid, tahlil, takbir dan sholawat

§        Masuk ke masjid dengan tenang tertib dan kerendahan hati

§        Bersalam kepada Rasul selama ada  di dalam masjid

§        Mendahulukan kaki kanan pada waktu masuk dan kaki kiri pada waktu keluar

§        Banyak membaca Al Quran di dekat makam Rasul SAW

§        Sholat-sholat sunnat yang di lakukan di Masjid Nabawi

o       Tahiyatul Masjid (2 rakaat)

o       Sholat Syukur

o       Sholat Sunnah Ziarah di Raudah

Tinggalkan sebuah Komentar

Tips Umrah

§        Tinggalkan segala macam urusan duniawi

§        Ikhlaskan semua urusan tersebut dengan bertawakal kepada Allah SWT

§        Perdalam ilmu umrah  dan haji (rukun, wajib, sunnah, urutan dan geraknya)

§        Bawa perlengkapan secukupnya

§        Atur pola makan dan jaga kesehatan

§        Atur penggunaan waktu agar ibadah maksimal

 

 

PERSIAPAN & KEGIATAN

 

DI TANAH AIR

 

Persiapan ibadah:

§      Tinggalkan segala macam urusan duniawi pada saat berangkat dari rumah.

§      Tinggalkan pesan tertulis/wasiat kepada keluarga yang akan ditinggalkan.

§      Ikhlaskan segala sesuatunya dan tawakal kepada Allah SWT semata.

§      Siapkan do’a tertulis yang akan dibaca di tanah suci.

§      Pamit dan titip keluarga yang ditinggal kepada tetangga atau keluarga dekat.

§      Shalat sunnat safar dua rakaat sebelum berangkat

 

Persiapan fisik:

§      Koper besar yang akan dimasukkan ke bagasi diserahkan ke kantor Penyelenggara paling lambat satu hari sebelum keberangkatan.

§      Cabin bag dibawa sendiri oleh jamaah diisi dengan perlengkapan untuk satu hari (baju ihram, pakaian, keperluan mandi dan obat).

§      Bagilah obat-obatan menjadi dua bagian, sebagian kecil masukkan ke dalam cabin bag dan sisanya ke dalam koper.

§      Pastikan bahwa barang-barang yang dilarang di bawa di dalam cabin sudah masuk ke dalam koper. Peraturan baru penerbangan internasional: tidak diperbolehkan membawa barang cair ke cabin lebih dari 100ml

§      Memakai pakaian seragam saat berangkat

 

Di Tempat Keberangkatan

§       Berkumpul dengan jamaah yang lain untuk mendapatkan penjelasan perjalanan ke Jeddah, pembagian dokumen dan acara pelepasan jamaah.

§       Keluarga/pengantar mengantar sampai tempat ini

 

Di Bandara Soekarno Hatta

§      Masuk ke ruang boarding melalui imigrasi bandara Soekarno Hatta untuk menunggu pesawat.

§      Sambil menunggu dapat melakukan shalat fardhu bila saatnya tiba.

 

 

 

 

DI PERJALANAN

 

Di Pesawat

1.      Lakukan kegiatan doa, shalat fardhu jama’ qashar

2.     Istirahat/tidur untuk menjaga kesehatan selama perjalanan dan ibadah

3.     Lakukan gerakan peregangan (lihat tips kesehatan)

4.    Makan dan minum secukupnya

5.     Menjaga kebersihan toilet di pesawat dan upayakan agar tetap kering

6.    Tidak mengaktifkan barang elektronik dan handphone selama di pesawat. Baca Siaran Pers Menkominfo no. 7/DJPT.1/KOMINFO/1/2007, 17 Januari 2007, tentang Bahaya Penggunaan Telefon Seluler di Dalam Pesawat Udara.

 

BERBAHAYA  MENGHIDUPKAN HANDPHONE PADA SAAT MASUK PESAWAT

SAMPAI DENGAN LANDING SECARA SEMPURNA

 

DI BANDARA SOEKARNO HATTA

 

Apabila jamaah harus transit, maka yang perlu diperhatikan jamaah adalah :

§      Perhatikan jadwal penerbangan

§      Perhatikan pintu/gate keluar dan masuk pesawat

§      Selalu dalam rombongan

§      Ikuti petunjuk penerbangan/pimpinan rombongan

§      Setiap bandara mempunyai aturan yang berlainan. Contoh: Peraturan di bandara Singapura mengharuskan semua barang yang dibawa ke dalam cabin dibawa turun oleh penumpang. Oleh karena itu jamaah diharapkan untuk tidak membawa lebih dari satu tas agar lancar dan mudah serta tidak merepotkan diri sendiri maupun orang lain.

 

DI BANDARA KING ABDUL AZIS, JEDDAH

 

Kedatangan

§      Proses imigrasi di bandara King Abdul Azis, Jeddah untuk jamaah umrah tidak terlalu lama. Jamaah yang berangkat dengan muhrim agar antri ke imigrasi berurutan dan masuk ke tempat imigrasi bersama-sama.

§      Selesai proses imigrasi, jamaah mengambil sendiri bagasinya dan membawa ke luar bandara untuk kemudian diterima oleh petugas perwakilan.

§      Begitupula dengan paspor, agar diserahkan kepada petugas perwakilan. Paspor tersebut akan dipergunakan oleh petugas dalam pelaporan ke kantor Kementrian Haji Arab Saudi.

 

Kepulangan

§         Saat kembali ke tanah air, bagasi akan dikumpulkan sehari sebelum keberangkatan untuk ditimbang dan dibawa ke bandara. Perhatikan berat maksimal yang diperbolehkan oleh penerbangan. Setiap penerbangan mempunyai ketentuan berbeda.

§         Seperti halnya pada saat tiba, jamaah antri di imigrasi bersamai dengan muhrimnya dengan membawa paspor.  Selesai urusan imigrasi jamaah masuk ke dalam bis menuju pesawat.

 

 

M A D I N A H

 

Masjid Nabawi

Masjid Nabawi dibuka satu jam sebelum adzan Subuh hingga satu jam setelah sholat Isya’. Waktu membuka masjid ditandai dengan suara adzan. Saat haji ataupun umrah Ramadhan biasanya dibuka duapuluh empat jam.

 

Ziarah ke Makam Rasul dan Sahabat

§     Dimungkinkan untuk ziarah ke makam Rasul setiap hari. Khusus bagi perempuan biasanya mulai pukul 07.00 s.d. 11.00 (saat Dhuha s.d menjelang Dzuhur). Siang pukul 13.00 – 15.00 (setelah Dzuhur sampai menjelang Ashar). Waktu-waktu tersebut perlu dikonfirmasi lagi karena sering terjadi perubahan jadwal. Saat haji/Ramadhan untuk perempuan ditambah satu kali setelah shalat Isya sampai pukul 22.00.

§      Ziarah pertama ke makam nabi akan dipandu petugas, selanjutnya dapat dilakukan sendiri atau berkelompok.

 

Citytour

Diadakan satu kali citytour/ziarah kota Madinah, mengunjungi tempat  bersejarah seperti Jabbal Uhud, Masjid Qiblatain, masjid Tujuh, masjid Jum’at, masjid Quba. dan berakhir di pasar kurma untuk belanja oleh-oleh.

 

M E K K A H

 

Umrah

§     Berpakaian ihram, berniat ihram dan miqat. Dibimbing oleh muthawif/pembimbing ibadah/guide.

§     Sambil menunggu waktu umrah, jamaah diwajibkan tetap dalam keadaan ihram.

§     Setiap ± 20 orang jamaah akan dipandu satu orang muthawwif.

§     Jamaah lanjut usia/sakit agar selalu didampingi oleh keluarganya.

§     Bagi yang memerlukan muthawif pribadi (terutama jamaah yang sakit) dapat dilayani atas biaya jamaah.

 

Umrah Tambahan

Program umrah jamaah haji maupun umrah adalah dua kali. Bagi jamaah yang ingin menjalankan umrah tambahan dapat melakukannya dengan biaya sendiri. Dianjurkan agar selalu dalam kelompok/rombongan (minimal 2 orang) serta berkoordinasi dengan pimpinan rombongan/muthawwif/guide.

 

Citytour

Diadakan satu kali citytour/ziarah kota Mekkah mengunjungi antara lain, Jabbal Tsur, Jabbal Rahmah, masjid Namirah, Mina, Muzdalifah, Arafah, Jamarat dan berakhir di Ji’ronah untuk miqat bagi yang akan melalukan ibadah umrah kedua.

 

JEDDAH

 

§      Dalam perjalanan ke hotel kita akan  citytour/ziarah dan belanja bila waktu cukup.

§      Perhatikan barang bawaan/belanjaan agar tidak overweight.

§      Tiba di hotel kita menunggu sejenak untuk mendapatkan kunci kamar dan istirahat.

 

Barang/koper

§      Koper dan barang bawaan lainnya agar dipersiapkan sehari sebelum waktu pulang ke Jakarta untuk ditimbang.

§      Bagi yang melebihi batas timbangan akan dicatat dan dikenakan biaya apabila terjadi penagihan overweight oleh penerbangan.

§      Keperluan pribadi/tas kecil agar dibawa sendiri, berisi keperluan satu hari dan obat.

Bagasi Pesawat

§         Bagi jamaah yang barang bawaannya melebihi berat bagasi sesuai peraturan penerbangan (maksimal 20kg kelas ekonomi dan 30kg kelas bisnis/utama.) sebaiknya mengirimkan barang bawaan tersebut melalui jasa kargo.

§         Akan diberitahukan bila batas maksimal bagasi berubah.

§         Muthawif dapat membantu mengurus pengiriman barang melalui jasa kargo.

Catatan: lima hari sebelum wukuf bandara King Abdul Azis akan ditutup, sehingga tidak ada kegiatan di bandara termasuk pengiriman barang dari maupun ke Jeddah.

 

Cabin Pesawat

Cabin di pesawat kadang tidak cukup untuk memuat semua barang jamaah. Untuk mempermudah dan memperingan jamaah diharapkan setiap jamaah hanya membawa 1 tas saja.

 

DI HOTEL

 

Check In

Pada saat check in, mengingat tingkat hunian hotel yang cukup tinggi, jamaah diharap sabar menunggu pembagian kamar.

 

Check Out Hotel

§      Bagi yang mempunyai tagihan untuk keperluan pribadi di hotel, agar segera menyelesaikannya minimal dua jam sebelum keberangkatan/check out.

§      Pada saat check out jamaah agar menyerahkan anak kunci ke resepsionis. Bila terjadi satu anak kunci saja belum masuk ke resepsion rombongan tidak akan dapat meninggalkan hotel (kecuali kunci elektronik).

§      Satu kamar akan dihuni oleh beberapa orang yang kemungkinkan tidak saling kenal. Diperlukan toleransi antar jamaah (contoh:  perokok dan tidak tahan AC agar saling pengertian).

 

Kunci Kamar Hotel

Pada saat keluar, kunci kamar dititipkan ke resepsionis hotel.  Agar teman sekamar tidak perlu saling menunggu bila ingin masuk kamar.

 

House Keeping

Hubungi / telepon bagian housekeeping untuk keperluan pelayanan kebersihan kamar dan perbaikan fasilitas kamar.

 

Air Putih untuk Minum

Di kamar hotel biasanya tidak disediakan air minum/air putih. Jamaah dapat membawa air minum dari ruang makan atau air Zamzam dari masjid. Ruang makan hotel tidak selalu buka 24 jam, tergantung peraturan hotel.

Air Bersih untuk Mandi

Kebutuhan air bersih di Arab Saudi untuk keperluan mandi hotel diperoleh dari air laut yang disuling. Supply air dilakukan dengan membeli air dalam mobil tangki yang hanya pada saat-saat tertentu bisa mengisi penampungan air di hotel. Oleh karena itu, dianjurkan untuk menghemat air selama di tanah suci.

 

P E R H A T I K A N

F    Perhatikan letak hotel dengan arah  masjid

F    Perhatikan letak toilet umum dan tempat penting lainnya disekitar masjid

Hal ini perlu dilakukan agar tidak tersesat.

 

Waktu Shalat

Jadwal shalat terdapat di lobby hotel dan di ruang makan. Kita juga bisa melihatnya di jam-jam yang dipasang di masjid.

 

Ceramah

Biasa diselenggarakan setelah sarapan dan disesuaikan dengan program dan kondisi jamaah.

 

Makan

Waktu makan pagi  setelah sholat Shubuh, makan siang setelah sholat Dzuhur dan makan malam setelah sholat Isya. Makan di ruang makan/restoran.

 

LAIN-LAIN

 

Tanda Pengenal

§      Tanda pengenal jamaah berisi informasi jamaah, hotel tempat menginap dan perwakilan yang bertanggung jawab atas pelayanan jamaah. Bawalah selalu tanda pengenal/kartu identitas  setiap meninggalkan hotel/tenda. Hal ini akan sangat membantu apabila kita tersesat.

§      Gelang (jamaah haji) yang dibagikan pemerintah RI juga merupakan salah satu tanda pengenal.

 

Dokumen Perjalanan

§      Dokumen perjalanan dan tiket pesawat disimpan oleh perwakilan perusahaan atau maktab/perusahaan Saudi Arabia yang bertanggung jawab atas kedatangan dan pelayanan terhadap jamaah Indonesia. Jamaah akan menerima dokumen tersebut pada saat-saat tertentu saja.

§      Lembar A pada paspor dimasukkan ke dalam tas paspor sebagai identitas.

§      Sedangkan Lembar K dalam paspor akan diambil oleh tour leader/muthawif untuk bahan laporan ke Departemen Agama RI sebagai bukti bahwa jamaah tersebut sudah kembali ke tanah air.

 

Koper dan Cabin Bag

§      Bawalah perlengkapan secukupnya. Jamaah dapat mencuci pakaian selama di Mekkah ataupun Madinah. Koper besar diisi pakaian selama di Mekkah dan Madinah. Sedangkan cabin bag diperlukan saat jamaah di Mina dan Jeddah.

§      Jamaah diharapkan dapat mengatur barang bawaannya tanpa menjadi beban untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Perlu diketahui, di Arafah, Mina dan beberapa tempat lain tidak tersedia tenaga porter sehingga jamaah harus mengurus barangnya sendiri.

 

Barang Berharga

Hati-hati membawa dompet, uang atau perhiasan. Sangat dianjurkan untuk tidak membawa ataupun memakai barang berharga. Di Arafah, Mina, Aziziah tidak terdapat tempat penitipan barang.

 

Memotret

Agar diperhatikan tempat-tempat yang akan dipotret.  Karena kita tidak bisa memotret di tempat-tempat tertentu, seperti didalam masjidil Haram, masjid Nabawi, airport, dll. Tanda larangan terdapat disekitar tempat tersebut..

 

Mata Uang

Mata uang yang berlaku adalah Saudi Riyal (SR).  USD1=3,73SR. Sedangkan bila dikurs dalam Rupiah pada musim haji SR1 sekitar Rp 2.500,00 s.d. Rp 3.000,00. Jamaah lebih dianjurkan membawa mata uang USD. Tempat penukaran mata uang (‘money exchanger’) banyak terdapat di sana.

 

Tipping

§    Suatu kebiasaan memberikan tips kepada pengemudi, porter hotel dan guide. Saran-saran akan diberikan oleh muthawif yang menyertai jamaah.

§    Kami sudah memberikan tip porter di hotel, untuk kenyamanan jamaah, dipersilahkan untuk memberikan tambahan tip kepada porter/roomboy.

 

Telepon di Hotel

Dapat digunakan untuk lokal/interlokal/internasional dengan menggunakan telepon di kamar hotel. Akan tetapi biasanya harus menunggu giliran oleh karena line telepon yang terbatas dan biayanya tinggi.

 

 

Wartel

Wartel atau ‘telephone cabin’ banyak terdapat disana. Anda diharapkan antri bila ingin menggunakannya.

 

Handphone

§         Umumnya nomor handphone Indonesia pasca bayar juga dapat dipergunakan di sini. Pastikan ke operator handphone anda bahwa nomor anda dapat dipergunakan di sana.

§         Perusahaan telekomunikasi yang beroperasi di Arab Saudi adalah al Jawal dan Mobily. Keduanya menjual kartu perdana dan pulsa pra bayar dengan harga sekitar SR200 dan mendapat 100 pulsa.

 

Indonesia Direct

Melalui no 1 800 62 atau 1 800 70 anda dapat melakukan telepon langsung ke rumah/tujuan dengan collect call. Dengan Indonesia Direct jamaah mendapat dua keuntungan: pertama biaya lebih murah dan dibayar di tanah air.

 

Kartu Telepon

Kartu telepon umum dengan isi SR10, SR25, SR 50 dan SR100 tersedia di beberapa tempat.

 

Surat

Dapat dikirimkan melalui kantor-kantor pos yang terletak disekitar masjid.

 

Pakaian

1.         Baju Seragam (permintaan pemerintah RI), dipakai saat:

ü      Keberangkatan

2.       Mukena

ü      Shalat ke masjid

4.       Kain ihram (laki-laki)

ü      Saat miqat (umrah/haji)

5.       Baju ihram (perempuan)

ü      Dianjurkan putih dengan mukena seragam

ü      Saat miqat (umrah/haji)

 

TIBA DI TANAH AIR

 

Setelah lelah selama perjalanan di pesawat, Insya Allah kita tiba di tanah air. Tugas kita belum selesai. Setelah melalui proses imigrasi di bandara Soekarno-Hatta kita masih perlu kesabaran pada saat menunggu bagasi dan air Zamzam.

 

Seperti halnya di Arab Saudi, kita harus mengurus sendiri bagasi. Apabila ada bagasi yang belum keluar agar segera melaporkan ke petugas/tour leader untuk diproses ke  kantor penerbangan.

 

Air Zamzam biasanya keluar terakhir setelah bagasi penumpang. Setiap air Zamzam akan diberi kantong plastik oleh penerbangan. Perusahaan penyelenggara juga memberikan sticker khusus. Ambillah air yang menjadi hak kita dengan memperhatikan sticker perusahaan tempat kita mendaftar.

 

Setelah selesai dan akan meninggalkan bandara agar memberitahu tour leader untuk selanjutnya bertemu sanak keluarga yang sudah menunggu di luar.

 

Selamat menjalankan tugas kembali. Semoga ibadah kita mabrur dan diterima Allah SWT. Sampai bertemu kembali dalam perjalanan ibadah lainnya.

Comments (3)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.